Monday, November 23, 2009

Fungsi Processor

Penjelasan Tentang Processor


Nah, melanjutkan pembahasan sebelumnya, sekarang akan kita bahas mengenai komponen komputer yang penting banget yaitu PROCESSOR. Tak terasa sudah masuk bagian ke-5 pembahasan mengenai komponen komputer. Penjelasan kali ini mungkin akan sedikit panjang, dan akan disambung pada penjelasan berikutnya, karena membahas processor sama saja dengan membaca buku setebal 500 halaman. Namun saya akan menjelaskan secara simpel dan mudah dimengerti bagi orang awam, tentunya tidak terlalu mendetail penjelasan tentang processor ini.
Processor atau yang lebih dikenal dengan sebutan CPU (Central Processing Unit), merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai pusat untuk memproses segala sesuatu yang akan dilakukan oleh komputer.  Boleh dikatakan bahwa processor merupakan otak dari sebuah komputer. Bayangkan saja jika manusia tidak memiliki otak, maka tentunya manusia tersebut tidak dapat berbuat apa-apa, dan bisa dikatakan sebagai mayat hidup (kaya zombie donk). Apapun aktivitas yang dilakukan oleh komputer, yang memprosesnya adalah processor.
Silahkan lihat gambar processor dibawah ini !

Merunut sejarah, processor telah banyak mengalami revolusi/perubahan, baik dari segi bentuk/arsitektur, fungsi dan juga kecepatan. Dari jaman processor keluaran Intel yaitu processor Intel 4004 (Generasi awal tapi bukan yang pertama) hingga saat ini yaitu Intel Core 2 Processor. Perbedaannya tentu sangat-sangat jauh baik dari segi bentuk, fungsi dan kecepatan. Intel 4004 memiliki clock speed sebesar 108KHz, jumlah transistor 2300, belum terdapat cache, bus speed 108 KHz, dan berfungsi untuk manipulasi aritmatika dasar. Processor Intel Core 2 Processor memiliki clock speed sebesar 3,2 GHz, jumlah transistor sebanyak 820 juta, cache sebesar 12 MB, bus speed 1600 MHz, dan memiliki fungsi yang sangat kompleks untuk multimedia, komputasi dan sebagainya (fungsi komputer saat ini).
Lihat gambar dibawah ini !
Intel 4004

Intel Core 2 Processor

Fungsi sebuah processor dalam komputer sangatlah penting, karena processor merupakan pusat untuk mengontrol dan memproses kerja sebuah komputer. Sebagai contoh fungsi dari processor adalah ketika Anda hendak menjalankan sebuah aplikasi seperti memutar lagu pada sebuah player seperti Winamp. Pertama-tama tentunya Anda akan mengklik icon Winamp untuk memainkan lagu yang Anda inginkan. Ketika Anda klik

KABEL DATA


Data Cable atau yang lazim disebut dengan kabel data adalah perangkat keras yang merupakan sarana sebagai penghubung antara ponsel dengan computer agar bisa berkomunikasi lewat port COM. Seperti halnya kabel printer, penghubung printer dengan computer sebagai sarana komunikasi antar dua perangkat keras. Dengan kata lain, apa yang bisa dilakukan oleh data cable tergantung dari softwarenya.
Umumnya,kabel data digunakan untuk menservice ponsel seperti buka
Phonelock,ganti nomor IMEI, upgrade software ponsel, dan lain-lain. Sementara pada ponsel cerdas, kabel data digunakan untuk keperluan akses mobile internet seperti koneksi dari notebook ke Internet, hingga kirim fax. Para pemakai yang gemar otak-atik ponsel malah sering kirim SMS lewat computer, tune up hingga menjejali ponsel dengan aplikasi lewat pemanfaatan kabel data. Fungsi kabel data ini, tidak terbatas karena kemampuan serta kinerjanya selalu berhubungan dengan perangkat lunak (software). Data cable juga bisa dijelaskan sebagai penerjemah antara ponsel dan computer. Mulai dari koneksi Internet, fax hingga melakukan organisasi isi dari SIM Card anda, ataupun fitur ponsel. Salah satu fungsinya antara lain pengisian nada dering pada ponsel yang memiliki fitur tersebut, upgrade versi, ganti bahasa, dan banyak lagi yang lainnya. Bisa disimpulkan bahwa kemampuan kabel data juga sangat tergantung pada softwarenya.
Pada ponsel pemakaian perangkat keras berupa IC berkaki laba-laba atau yang lazim disebut sebagai EEPROM adalah sebuah penyimpanan data ponsel. Dengan adanya data inilah ponsel dapat berfungsi. Era Jadul, para tekhnisi melakukan flashing pada EEPROM dengan cara membongkar atau mengangkat IC, namun dengan adanya kabel data dan berkembangnya kemampuan ponsel yang makin cerdas,maka kita tidak perlu lagi membongkar kaki IC hanya untuk melakukan flashing. Jika IC EEPROM dilepaskan dari board/PCB ponsel, maka nomor IMEI ponsel akan berubah secara otomatis untuk menandakan bahwa ponsel sudah pernah diservice.Artinya berbagai kerusakan data seperti program kacau, phonelock, security code, contact service, wrong software, wrong card, upgrade software, nomor IMEI berubah dan lain-lain dapat dibetulkan dengan menggunakan data cable dan perangkat lunak (software) yang sesuai Dengan kabel data semua kekurangan tersebut dapat dibatasi. Pengaksesan data EEPROM dapat dilakukan tanpa membuka ponsel. Kabel data hanya ditancapkan lewat bawah seperti ketika akan men-charge baterai, tanpa merubah nomor IMEI.
Saat mengoprasikan aplikasi diponsel, kita hanya membutuhkan 1atau
2 bus, yakni MBUS dan FBUS. Sementar fungsi M2BUS adalah sama dengan kemampuan MBUS yang dapat dipakai untuk mengoprasikan software semacam “ Wintesia “ (software asli yang dipakai Nokia Service Centre di seluruh dunia).